Sekilas tentang tempat aku berjuang..(untuk rakerda ke VIII)

Posted by Amar  |  at  19.17





Baitul Mal Midayatullah (BMH), sebagai sebuah lembaga pengelola zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf (ZISWAF), dengan visi menjadi lembaga amil zakat yang terdepan dan terpercaya, dalam memberikan pelayanan kepada ummat. Misi yang di usung adalah, meningkatkan kesadaran umat untuk peduli terhadap sesama , mengangkat kaum lemah (dhuafa), dari kebodohan dan kemiskinan menuju kemuliaan dan kesejahteraan. Serta menyebarkan syiar Islam dalam mewujudkan peradaban islam. Maka dengan visi dan misi yang besar itu, tentu tidak bisa dijalankan dengan hanya mengandlakan tangan satu orang saja.
Visi dan misi yang besar, maka seyogyanya harus dilakukan oleh orang-orang yang berfikir besar. Dikarenakan hal ini adalah sebuah ladang amal dan perjuangan yang membutuhkan nilai-nilai kebenaran, kesetiaan, keprofesionalan, dan komitmen bersama, dengan satu visi dan misi dalam  aktivitas sehari-hari.
Keberadan BMH dari waktu-ke waktu, telah mengalami perubahan dan perkembangan yang cukup besar. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan jumlah kuantitas cabang BMH di daerah-daerah Indonesia, dengan jumlah total 49 cabang, sejak berdiri tahun 2000 dan  ditetapkan sebagai lembaga amil zakat nasional (LAZNAS), melalui surat keputusan (SK) Menteri Agama No.538 tahun 2001.
Selain kuantitas jumlah cabang BMH yang telah dimiliki, keberadaan sumber daya manusia (SDM), yang dimilikinyapun memiliki peningkatan yang cukup signifikan. Tenaga SDM yang masih muda-muda, memiliki pemikiran yang jenius dan religius, serta ketangguhan pribadi yang amanah dan professional. Hal ini di karenakan BMH aktif melakukan pengkaderan dan penugasan terhadap generasi anak didiknya, yang bekerjasama dengan organisasi badan induk BMH, yaitu organisasi massa (ormas) Islam Hidayatullah.
Diantara sekian banyak cabang yang telah dimiliki, maka sudah menjadi sebuah keharusan adanya sebuah sistem kepemimpinan dalam system kepengurusannya dari tingkat pusat, wilayah dan daerah. BMH Jakarta adalah bagian dari jumlah cabang yang ada. Keberadaannya menjadi kesatuan dalam manajemen kepemimpinan di tingkat pusat. Sehingga BMH Jakarta menjadi mediator hubungan antar daerah dan sistem kepemimpinan dalam satu garis komando.
Dalam rangka untuk mendukung semangat besar, pada hasil rakernas tahun 2011 di Mataram.  yang saling berkomitmen untuk berubah bersama, menjadi lebih profesional dengan fokus kerja, yang di implementasikan dalam tema  “Peningkatan Profesionalisme melalui akuntabilitas dan Transparansi Menuju BMH Unggul 2015”. Akuntabilitas dan transparansi yang dimaksud tidak hanya sisi keuangan, namun juga dalam operasional, regulasi dan pengelolaan. Harapan besar dengan pengelolaan yang professional, dapat meningkatkan kepercayaan publik kepada BMH secara nasional.
Akhirnya, semoga dengan peningkatan profesialisme kerja kita, akan mengundang pertolongan Allah SWT, untuk mewujudkan cita-cita yang kita impikan menjadi lembaga amil zakat terbesar dan terdepan 2015, yang diperuntukkan dalam perjuangan Islam dengan mewujudkan peradaban Islam. Amien.

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

1 komentar:

  1. Amin... ya Allah
    smoga smw berjalan lancar... dan senantiasa kita slalu tak sungkan utk sedekah...

    BalasHapus

back to top